Search
  • News and Updates

Mari Menanam dengan Kompos Blok

Oleh: Yusuf Yuliadi (Environmental Compliance Section Head – PT. BIB)


Tanaman tentunya sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia. Salah satu fungsi utama tanaman adalah sebagai penghasil oksigen untuk kebutuhan dasar manusia menjalani kehidupan. Selain itu, tanaman bermanfaat juga sebagai penyedia makanan, penyedia obat-obatan alami, mempercantik halaman rumah dan banyak lagi manfaat lainnya.


Dari berbagai manfaat tersebut, tentunya kita menjadi tertarik untuk menanam tumbuhan. Ada faktor-faktor yang harus diperhatikan agar tanaman yang kita tanam dapat tumbuh dengan maksimal, yang mana diantaranya seperrti:

A. Bibit yang kita tanam harus dari gen yang bagus; dapat dilihat dari tampilan bibit itu sendiri

B. Hormon padatanaman tersebut

C. Nutrisi

D. Cahaya matahari

E. Air dan kelembaban

F. Suhu ruang

G. Tanah


Faktor-faktor diatas dapat kita sesuaikan dengan melihat dari karakteristik tanaman yang akan kita tanam, sehingga tanaman bisa tumbuh secara maksimal di dalam kondisi yang memang cocok untuk pertumbuhan tanaman tersebut. Seiring dengan berkembangnya teknologi, kondisi-kondisi di atas sebenarnya dapat kita modifikasi sesuai dengan keinginan agar pertumbuhannya maksimal.

Kompos blok adalah salah satu teknologi sederhana yang digunakan untuk mengondisikan faktor tanah agar dapat mendukung pertumbuhan tanaman secara maksimal dan sebagai penyedia unsur hara yang dibutuhkan bagi tanaman.

Berikut cara membuat kompos blok beserta bahan yang digunakan:

1. Kotoran sapi, sebagai media penyedia unsur hara.

2. Serasa (sekam padi, daun cemara, batang padi,dll.), sebagai pengikat unsur hara dan memberikan rongga-rongga pada tanah untuk sirkulasi air dan udara.

3. EM 4 (effective microorganisms 4), sebagai cairan berisi campuran dari beberapa mikro organisme hidup yang bermanfaat bagi proses penguraian serta persediaan unsur hara tanah.

4. Tepung tapioka, sebagai pengikat bahan baku kompos blok sehingga mudah untuk dicetak dan pada saat kering menjadi kompak.

5. Cetakan kompos blok, sebagai penyesuai tanaman yang akan ditanam dan kondisi lapangan area yang akan ditanam.


Cara pembuatan:

1. Campurkan kotoran sapi dan serasa dengan perbandingan 1:1/2 kemudian aduk sampai merata.

2. Cairkan tepung tapioka dan campurkan EM 4 dengan komposisi air 25 Liter, tepung tapioaka ¼ Kg, dan EM 4 15 ML.

3. Campurkan bahan no 1 dan no 2 untuk kemudian diaduk.

4. Cetak kompos blok ke dalam cetakan dengan bentuk sesuai keinginan (bulat/kotak).

5. Setelah dicetak, jemur kurang lebih selama 1 minggu dan dibolak-balik agar tingkat kekeringan merata.

6. Kompos blok siap ditanami tanaman.




Sumber foto: TepianIndonesia.com





91 views

(021) 5018 6888

  • LinkedIn
  • Instagram
  • YouTube
  • Facebook
  • Twitter
  • Spotify
  • TikTok
  • Icn HR Portal

©2020 by Sinar Mas Mining.