top of page
Search
  • Writer's pictureNews and Updates

Peduli Bencana Banjir di Muratara, PT BSL, Salurkan Bantuan Sembako dan Obat-obatan

Berita pertama kali diterbitkan oleh: https://linggaupos.disway.id/

Tanggal berita: 18 Januari 2024


MURATARA, LINGGAUPOS.CO.ID Peduli bencana banjir, PT Barasentosa Lestari (BSL) menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat di Desa Belani Kabupaten MURATARA yang terdampak banjir, Rabu 17 Januari 2024. 


Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Manager External Relation PT BSL, Hermawan beserta perwakilan Mitra kerja PT Bintang Sukses Energy Ikhlas Pamungkas kepada Bupati Muratara, H Devi Suhartoni didampingi Kepala BPBD Muratara dan Pjs Kepala Desa Belani Muratara, Paisol.


Manager External Relation PT BSL, Hermawan mengatakan,”Alhamdulillah hari ini PT BSL telah menyalurkan bantuan sembako kepada korban yang terdampak banjir di Desa Belani Kabupaten Muratara,”katanya. 


Dikatakannya, dalam kegiatan PT BSL ini ada dua wilayah untuk bantuan yakni wilayah Kecamatan di Kabupaten Muratara yang diterima langsung oleh Bupati Muratara, H Devi Suhartoni didampingi BPBD Muratara.


Kemudian, bantuan untuk Desa Belani Kabupaten Muratara yang diterima oleh Pjs Kades Belani, Paisol dan BPD Desa Belani Muratara. 


Dikatakannya, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir. 


“Untuk bantuan sembako yang kami salurkan yakni beras, indomie, sarden, susu, terpal dan obat-obatan,”ungkapnya. 


Ia berharap dengan bantuan ini dapat membantu dan meringankan beban masyarakat dalam percepatan penanganan darurat bencana banjir.


“Kami menghimbau kepada masyarakat tetap jaga kesehatan, hati-hati dan waspada dengan banjir yang kemungkinan masih cukup besar,”himbaunya.


Hermawan menjelaskan PT BSL mencoba menjadi pelopor perusahaan tercepat dalam upaya menangani bencana banjir di wilayah Kabupaten Muratara khususnya di Desa Belani dan sekitarnya. 


“Semoga keluarga atau masyarakat yang kurang mampu itu menjadi target awal dalam menghadapi bencana banjir untuk ketersediaan logistik di sekitar perusahaan dan semoga tetap sehat dan terjaga,”tutupnya.


Seperti yang diinformasikan sebelumnya bahwa berdasarkan data diterima Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), setidaknya ada  13.527 kepala keluarga (KK) atau 54.108 jiwa menjadi korban bencana banjir di Kabupaten Muratara. Sementara itu, berdasarkan data dirilis BPBD Kabupaten Muratara, banjir tahun ini berdampak cukup besar.


Tercatat jumlah rumah yang terdampak banjir lebih kurang 19.890 unit.

Rinciannya, 2 rumah hanyut, 8 rumah rusak berat, 229 rumah rusak ringan dan 19.651 rumah terendam. 


Berikut data jumlah jiwa yang terdampak banjir di Kabupaten Muratara:


• Kecamatan Rupit tercatat 29.716 jiwa 

• Kecamatan Rawas Ilir tercatat 20.908 jiwa 

• Kecamatan Karang Dapo tercatat 16.236 jiwa 

• Kecamatan Rawas Ulu tercatat 9.152 jiwa

• Kecamatan Karang Jaya tercatat 2.832 jiwa 

• Kecamatan Ulu Rawas tercatat 716 jiwa.


BPBD Sumsel juga menerima laporan, ada 53 fasilitas kesehatan (Faskes) di Kabupaten Muratara ikut terdampak banjir. 


Rinciannya, 2 Puskesmas, 15 Pustu (Puskesmas pembantu) dan 36 Polindes (Pondok Bersalin Desa).


Seluruh Faskes yang terdampak banjir itu, hingga Selasa, 16 Januari 2024 belum bisa memberikan pelayanan kesehatan. Selain Faskes, banjir di Muratara juga merusak ratusan hektar sawah siap panen. Kemudian 14 hektar perkebunan jagung juga ikut terendam dan 6 kolam ikan.  Dampak lain akibat banjir di Muratara yakni, peternakan.


Tercatat 24.925 ekor hewan ternak di Kabupaten Muratara ikut terdampak. Rinciannya Kerbau ada 2.358 ekor, sapi ada 506 ekor, kambing ada 2.569 ekor, domba ada 1.038 ekor, ayam ada 15.323 ekor serta itik 3.131 ekor. 


Puluhan ribu hewan ternak itu ada yang hanyut, diungsikan dan mati. 

Dampak banjir Muratara juga menyebabkan 3 kantor kecamatan dan 56 kantor desa atau kelurahan terendam. Yakni Kantor Kecamatan Rupit, Kecamatan Karang Dapo dan Kecamatan Ulu Rawas.(*)

9 views0 comments

Comments


bottom of page