More ▼

Pertambangan Masa Lalu, Masa Kini, dan Masa Depan


Era modern mengubah (mempermudah) segala hal, termasuk pertambangan. Dalam hal ini, teknologi dan perkembangan ilmu pengetahuan adalah peran utama. Tak bisa dipungkiri, bahwa kita semua tak bisa lepas dari bahan-bahan tambang, misalkan handphone, tv, kulkas, motor/mobil dan lainnya yang terbuat dari logam.

Cara penambangan di masa lalu, kini, dan masa depan tentunya berbeda. Penambangan di masa lalu adalah penambangan tradisional yang tentunya membutuhkan waktu lama. Dari segi pengambilan bijih, alat transportasi, smelting dan lain-lain masih sangat kuno.

Dahulu, logam di suatu tempat hanya bisa digunakan di suatu tempat tersebut. Hal ini dikarenakan mahalnya ongkos transportasi, alat komunikasi yang lemah, dan ketidakmampuan suatu perusahaan untuk menginvestasikannya ke luar negri. Tapi globalisasi mengubah semuanya, jaringan telepon yang mudah, kapal angkut yang memadai sehingga dapat di jual secara global. Selain itu, teknologi mempermudah proses penambangan (eksploitasi; bongkar, muat, angkut) dengan jumlah produksi yang lebih banyak.

Di masa depan (termasuk masa kini), teknologi eksplorasi sudah semakin canggih. Bahkan sebelum penambangan dilakukan, sudah ada tubuh bijih, mineralogi, ukuran, dan nilai yang tepat diketahui hanya dalam bentuk gambar geologi 3D. Bukan hanya eksplorasi, tahap eksploitasi dengan alat-alat yang canggih dengan energi yang efisien dan tahap metalurgi dengan proses lebih baik dan cepat.

Beginikah masa depan pertambangan nanti?

Semakin tinggi permintaan pasar, maka akan semakin besar pula supply-nya. Hal ini juga berpengaruh akan pengupasan tanah yang makin besar dan pengrusakan alam atau habitat hewan yang berada di daerah penambangan tersebut. Oleh karena itu perlu adanya pengawasan yang ketat di masa kini demi masa depan anak cucu kita, maka bijaksanalah. Karena kita tak bisa menghentikan teknologi, dan alat-alat teknologi membutuhkan bahan logam (baca-pertambangan).

Mari kita awasi alam kita, bumi kita, bukan hanya Indonesia tapi juga dunia!

Salam tambang dan salam lingkungan!


Sumber: http://rafieqfarazi.blogspot.com/2015/05/pertambangan-masa-lalu-masa-kini-dan.html